Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Posts Tagged ‘F. Moses

Terpeleset Pelesetan

leave a comment »

10-10-2012

Suatu ketika, dalam akun twitter @mbahtonno bikin plesetan candanya, bak mengetuk tentang ihwal bahwa plesetan Indonesia berasal dari campuran dua kata Indus dan Nesos; etimologis dari latin/ Yunani.

Indus  ‘Hindia’, lantaran kita terletak di Samudera Hindia. Sementara Nesos ‘pulau’—kalau Nesioi (jamak) berarti kepulauan/ pulau-pulau. Lalu terjadilah penggabungan Indos Nesos, kurang lebih berarti pulau-pulau di Samudera Hindia. Dialek melayu merenyahkan pelafalan Indos Nesos menjadi Indonesia. Kurang lebih begitulah saya mengadaptasi atas akun tersebut. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by kbplpengkajian

April 6, 2013 at 9:22 pm

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with

Pada Suatu Hari: Kalimat dan Inggris

leave a comment »

Pada suatu hari, sepulang dari kampus di bilangan Depok, bertumpang kereta listrik menuju Gambir, di tengah riuh penumpang mata saya tertuju pada sebuah iklan: “Di kereta bisa sampai jamuran, tapi jangan jamuran saat naik kereta.” Saya mencerna sembari menimang muatan semantik kalimat tersebut—sembari sedikit memaksa, saya jadi sibuk bermain dengan parafrasa atas kalimat tersebut. Maksudnya, mesti menggabung-gabungkan siratan perkiraan atas sederetan tata bahasa tersebut.

Barangkali, seturut saya membahasakannya, kalimat tersebut seolah menyiratkan untuk bilang begini: “di kereta (yang kita tunggu ini—lantaran penyakit transportasi negeri ini adalah ketidakdisiplinan waktu atau ngaret) bisa (membuat/mengakibatkan kita menunggu) sampai jamuran, tapi (asalkan saja) jangan (membuat kita, saya, ataupun kamu menjadi) jamuran saat naik kereta. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Februari 25, 2013 at 3:10 am

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with

Penulis Juga Bersepak Bola

leave a comment »

Menulis tidak ubah bersepak bola; mengatur pola serangan lalu menggocek kata per kata di lapangan kalimat. Menembus gawang retorika untuk menciptakan kedudukan menjadi lebih efektif. Makin bernalar kegramatikalan bahasa tersebut, tajam dan jernihlah usaha si pengujar sebagai pemenang dalam tiap momentum lisan maupun tulisan yang tidak sekadar tegas, jelas, dan kritis, tetapi juga indah.

“Kata” ibarat kesebelasan dan penulis ialah pelatih jika boleh dikatakan demikian. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Juni 27, 2012 at 3:55 pm

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with

Pesta Kalimat Pendek

leave a comment »

 

COBALAH tengok kaca belakang angkot-angkot di sepanjang jalan setiap melintasi ruas-ruas kota; saat kendaraanmu terdahului, ketika mereka mengetem di sepanjang halte, depan mal, bahkan di pelipiran trotoar yang membuat pejalan kaki sedikit terganggu.

Perhatikanlah sejenak—sesungguhnya mereka hendak menebar pesona berbahasa mereka. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Februari 29, 2012 at 1:07 pm

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with

Bus Tak masuk ‘Bus Lane’

leave a comment »

Saya rasa, menyoal istilah asing tak akan pernah khatam di negeri ini. Pemekaran seperti ranking atau pemeringkatan, take off (lepas landas), random (acak), layout (letak), supermarket (pasar swalayan), briefing (taklimat), snack (kudapan), dan seterusnya. Tentunya masih banyak lagi. Apalagi serapan seperti effect menjadi efek, cartoon (kartun), vacuum (vakum), phase (fase), rhetoric (retorika).

Saya rasa kata-kata itu lebih arif digunakan ketimbang memaksakan kata-kata asing tersebut dalam bahasa keseharian. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

November 30, 2011 at 2:50 am

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with

Pengrajin Akronim

leave a comment »

“GARA-GARA ‘udin’ pada waktu itu, istrimu langsung tak enak badan,” kata temannya. Sontak telinga Sarwan menjadi panas mendengar cerita rekan kerja istrinya itu. Sarwan yang temperamental hendak mengambil badik dan segera menyambangi “udin” yang kebetulan tetangganya.

“Maksudnya, karena udara dingin, bukan udin yang kau kenal itu,” pungkas rekan istrinya itu sambil terkekeh. Sarwan pun tersenyum. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Januari 27, 2010 at 9:16 am

Ditulis dalam F. Moses

Tagged with