Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Beda Masjid dan Surau

leave a comment »

DI bulan Ramadan seperti sekarang ini, sudah menjadi tradisi bagi warga muslim menunaikan salat tarawih berjemaah di masjid.

Hampir setiap hari sejak memasuki bulan Ramadan, teman-teman rajin mengajak saya untuk salat tarawih berjemaah di masjid. Teman asrama sering berkata “Ayo salat tarawih bareng di masjid”. Sampai pesan singkat lewat telepon seluler pun sering berisi ajakan salat tarawih bersama.

Beberapa hari yang lalu teman saya yang berasal dari Padang, Sumatera Barat, mengirim pesan singkat di telepon genggam saya, dan kalimatnya berbunyi “tarawih bareng yuk di surau”. Saya merasa aneh membaca kata “surau” di pesan singkat itu.

Dalam tulisan ini saya ingin sedikit memaparkan pengertian masjid dan surau. Secara umum masjid adalah tempat ibadah bagi umat yang beragama Islam. Masjid, secara bahasa, adalah tempat sujud. Adapun secara syar’i, masjid adalah tempat yang dipersiapkan untuk digunakan salat berjemaah oleh kaum muslimin. Sedangkan menurut tata bahasa Arab, kata pokok masjid adalah “sujudan”, dengan fi’il madi (kata kerja lampau) “sajada” yang berarti ia sudah sujud. Sujud adalah ketika manusia amat dekat dengan Allah dan merupakan pernyataan lahir dan batin. Kata masjid bukanlah kata asing bagi umat muslim di Indonesia. Berbeda dengan kata surau. Surau berasal dari budaya asli masyarakat Padang terkait dengan kepercayaan di Ranah Minang. Surau adalah milik kaum, suku, atau induak (indu). Namun, setelah Islam masuk, kegiatan “kepercayaan” diganti dengan kegiatan Islam secara perlahan-lahan. Penggunaan kata surau juga sebenarnya digunakan untuk pendekatan makna dengan kata “pura” pada tempat ibadah agama Hindu di zaman kerajaan Hindu dulu.

Jadi, jelaslah bahwa makna dan fungsi surau dan masjid sama, yaitu sama-sama pusat kebudayaan Islam dan tempat ibadah bagi orang Islam. Bedanya, adalah kata masjid lebih sering digunakan oleh banyak orang di seluruh Nusantara. Sedangkan kata surau hanya digunakan di kalangan orang Minang. Walaupun kedua kata tersebut masuk KBBI. (1-8-2012)

 

 

Written by kbplpengkajian

Maret 26, 2013 pada 8:51 am

Ditulis dalam Nuci Vera

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: