Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

‘Study Tour’ atau Tur Studi?

with 2 comments

SETIAP kenaikan kelas biasanya saya menerima undangan dari sekolah anak-anak saya. Ada yang menarik perhatian saya berkenaan dengan undangan tur studi yang saya terima dari sekolah anak-anak tersebut.

Pemilihan kata study tour, studi tour, study tur, dan studi tur dalam undangan tersebut, sungguh menggelitik perhatian saya untuk dituangkan dalam sebuah diskusi tulis dalam Laras Bahasa ini.

Jika saya cermati dari pilihan kata atau diksi, menyangkut masalah penulisan yang benar untuk ungkapan study tour, studi tour, study tur, dan studi tur dapat disampaikan bahwa semua ungkapan di atas cara penulisannya tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Bentuk pertama, study tour, adalah kelompok kata dalam bahasa Inggris. Maknanya adalah wisata studi, yakni kegiatan studi atau belajar yang dilaksanakan sekaligus dalam wisata. Cara penulisan itu bisa saja digunakan dalam bahasa Indonesia asalkan cara penulisannya dimiringkan atau digarisbawahi, seperti halnya kalau kita menggunakan istilah asing dalam teks bahasa kita.

Bentuk kedua, studi tour dapat disebut sebagai bentuk gado-gado. Unsur kelompok kata yang pertama, studi, sudah di-Indonesia-kan sesuai dengan kaidah penyerapan istilah asing, yakni [y] pada kata asing yang bunyinya [i] ditulis [i] dalam bahasa kita. Kata kedua, tour, masih belum diindonesikan padahal dalam bahasa kita ada kata tur yang artinya sama dengan kata bahasa Inggris itu. Jadi, cara penulisan pada kelompok kata yang kedua itu pun salah.

Bentuk ketiga, study tur, hampir sama salahnya dengan cara penulisan yang kedua. Hanya, kata pertama, study, tidak di-Indonesia-kan sedangkan kata kedua, tur, di-Indonesia-kan. Bentuk ini juga dapat dapat disebut sebagai bentuk gado-gado. Cara penulisan pada kelompok kata ini pun salah dan sebaiknya tidak digunakan.

Bentuk keempat, studi tur, juga masih salah kendati kedua kata itu sudah menggunakan bentuk Indonesia. Kaidah urutan kata yang lazim berlaku di dalam bahasa Indonesia adalah yang diterangkan berada di depan sedangkan yang menerangkan di belakang. Kaidah ini berbalikan dengan kaidah urutan kata dalam bahasa Inggris seperti pada beautiful lady yang dapat diterjemahkan menjadi wanita cantik bukannya cantik wanita.

Hal sama dapat dianalogikan untuk menjelaskan bentuk yang tepat digunakan sebagai terjemahan bentuk bahasa Inggris study tour. Jawaban tepatnya tentu adalah tur studi, bukannya studi tur atau bentuk-bentuk lain seperti yang disampaikan di depan. Memang bentuk tur studi tampaknya aneh, seperti juga yang terjadi pada ungkapan-ungkapan aneh lain, keanehan itu lama-kelamaan akan hilang jika kita sebagai penutur bahasa Indonesia sudah terbiasa menggunakannya.

Written by kbplpengkajian

Juni 22, 2012 pada 6:53 am

Ditulis dalam Ninawati Syahrul

Tagged with

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Or simply use the Indonesian equivalent: karyawisata.

    Okihita

    Oktober 26, 2012 at 7:57 am

  2. Alternatif lain, dengan menggunakan kata “karyawisata”. Pada KBBI karyawisata berarti kunjungan ke suatu objek dalam rangka memperluas pengetahuan dalam hubungan dengan pekerjaan seseorang atau sekelompok orang.
    Jika tujuan objek wisata lebih untuk bersenang-senang, bisa digunakan kata “darmawisata”. Pada KBBI darmawisata berarti perjalanan singkat dengan tujuan bersenang-senang; perjalan yang dilakukan untuk tujuan rekreasi sambil mengenal objek wisata dan lingkungannya.
    Salam. Terima kasih🙂

    browny

    Oktober 26, 2012 at 6:39 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: