Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Pembawa Acara atau Juru Acara

leave a comment »

Pada awal 2012 saya menghadiri beberapa undangan resepsi pernikahan. Biasanya acara diatur dengan urutan yang rapi. Pada kesempatan seperti itu, biasanya ada orang yang bertugas membacakan urutan jalannya acara.

Ada yang menarik perhatian saya berkenaan dengan penggunaan istilah untuk petugas penata atau pengantar acara tersebut. Apakah istilah pengacara, pembawa acara, juru acara, protokol, announcer, atau master of ceremony (MC)? Melihat bentukan kata tersebut, timbul pertanyaan, bentukan manakah yang tepat di antara beberapa kata itu?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah “pengacara” diartikan sebagai pembela perkara atau pendamping tergugat atau terdakwa. Oleh karena itu, sebaiknya kata ini tidak digunakan untuk menamai petugas yang mengantarkan acara meskipun orang akan memahami dengan konteksnya.

Lalu, bagaimana kita dapat menggunakan kata “pembawa acara”. Pembawa acara ialah orang atau petugas yang pekerjaannya membawakan acara. Contoh, dalam resepsi pernikahan ada orang menari dan menyanyi. Pribadi atau kelompok yang menari dan menyanyi itulah yang lebih tepat disebut sebagai pembawa acara.

Orang yang mau menari dan menyanyi itu tidak dapat disebut sebagai juru acara karena yang mengatur waktu bagi mereka untuk tampil adalah juru acaranya. Kelompok-kelompok yang seperti inilah yang sebenarnya lebih tepat disebut sebagai pembawa acara. Mereka tidak dapat disebut sebagai juru acara karena mereka hanya tampil sejauh diberi waktu oleh juru acara.

Kalau kita mau terbebas dari kebingungan, mengapa kita tidak memilih kata yang tepat. Kata “juru acara” jelas menjadi pilihan pertama karena tidak akan membingungkan. Dalam bahasa Indonesia kita mengenal istilah khusus untuk orang yang bertugas atau kerjanya lebih banyak berkaitan dengan hal tertentu.

Orang yang bertugas untuk mencatat dan menulis, kita menyebutnya juru tulis. Untuk orang yang pekerjaannya menyambung dan menyampaikan pembicaraan seseorang kepada orang lain kita sebut juru bicara, dan orang yang bertugas membuang batu dalam pelayaran kita sebut juru batu.

Kata “juru” untuk pengertian yang paling sederhana sama artinya dengan kata “tukang” atau “petugas” yang pekerjaannya berhubungan dengan kata yang disebut di belakangnya. Jadi, jika seseorang itu bertugas mengatur acara, ia disebut juru acara. Satu-satunya istilah yang paling tepat adalah istilah juru acara, karena di sepanjang acara orang itu memang bertugas mengantarkan peserta ke dalam perincian setiap acara. Sebenarnya, istilah juru acara juga tepat digunakan karena memang petugas itulah yang mempunyai kewenangan menata alur setiap perincian acara yang ada. Kata “pewara” juga bisa dipakai sebagai pengganti kata “juru acara” ini.

Kata “juru acara” ini bersinonim dengan istilah asing yaitu kata protokol, annoucer, atau master of ceremony” (MC). Kata “protokol” dalam KBBI diartikan sebagai orang yang bertugas mengatur jalannya suatu upacara. Pengertian ini merupakan pengertian dalam ragam percakapan, bukan ragam baku. Annoucer diartikan sebagai penyiar atau juru siar, sedangkan master of ceremony (MC) diartikan sebagai pemimpin acara.

Dalam bahasa Indonesia kita tidak membenarkan penggunaan istilah master of ceremony yang disingkat MC karena istilah tersebut bukan istilah bahasa Indonesia.

Dalam rangka pengembangan bahasa Indonesia, pemakaian istilah asing ini hendaknya ditempatkan pada urutan kedua. Kita prioritaskan pemakaian kata juru acara. Dalam perkembangan terakhir, kata “pewara” juga bisa dipakai sebagai pengganti kata juru acara ini.

Written by kbplpengkajian

Februari 25, 2012 pada 2:29 pm

Ditulis dalam Ninawati Syahrul

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: