Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Archive for Juli 2011

Bahasa dan Perempuan

with 2 comments

Sebuah masyarakat dikonstruksikan oleh budayanya. Dalam hal ini bahasa sebagai faktor penting yang berperan dalam kebudayaan terbentuk oleh budaya darimana masyarakat tersebut berasal. Indonesia dengan berbagai suku dan budaya memang kental dengan budaya patriarki. Masyarakat yang terhegemoni baik dengan tatanan maskulin maupun feminin tentu saja berperan penuh dalam pembentukan bahasa. Luce Irigaray, seorang linguis dan feminis asal Perancis menguraikan bagaimana pengaruh bahasa terhadap subyektivitas, terutama subyektivitas perempuan, sekaligus menegaskan bahasa harus berubah agar subyektivitas perempuan dapat dikenali di ranah budaya. Luce Irigaray secara khusus menyoroti pembedaan gender dalam bahasa Prancis yang memang menandai bahasanya secara spesifik dengan identitas laki-laki dan perempuan. Bagaimana dengan bahasa Indonesia?

Saya tak ingin membuat kening anda berkerut ketika membaca kolom ini. Barangkali saya membawakan isu ini sebagai sebuah obrolan ringan yang mungkin saja kita sebagai pengguna bahasa tak begitu menyadari muatan apakah yang selama ini terlontar dari mulut kita, namun sesungguhnya patut untuk kita renungkan. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Juli 21, 2011 at 12:49 pm

Ditulis dalam Diah Meutia Harum

Tagged with

Bahasa Perilaku

leave a comment »

Konon, ihwal sikap, watak, atau tabiat manusia (baik sebagai individu maupun kelompok) dapat diamati melalui bentuk bahasa yang digunakannya. Sikap hormat yang dianut orang Jawa, Sunda, Bali, Madura, dan Sasak dalam memandang hubungan manusia, misalnya, di samping terefleksi pada munculnya oposisi kosakata halus (kromo) dan tidak halus (ngoko) dalam bahasa mereka, juga terefleksikan melalui gerakan tubuh (misalnya dengan sedikit membungkukkan badan dan/atau menundukkan kepala). Sementara itu, etnis lain (yang tidak mengenal strata bahasa), merefleksikan sikap hormatnya hanya melalui gerakan tubuh. Yang pasti, perilaku verbal (dengan bahasa) dan perilaku nonverbal (dengan tingkahlaku) manusia sering memperlihatkan kesinkronannya.

Contoh kesinkronan antara perilaku verbal (dengan bahasa) dan perilaku nonverbal (dengan tingkahlaku) dapat ditemukan pada pemakaian kata tabik dan halo. Baca entri selengkapnya »

Written by kbplpengkajian

Juli 13, 2011 at 12:34 pm

Ditulis dalam Agus Sri Danardana

Tagged with