Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Senyampang Voltaire Huruf Miring

leave a comment »

PADA artikel “Membangun Kembali Spritualitas Desa” yang ditulis Syaiful Irba Tanpaka (Lampung Post, 22 Januari 2011, hlm. 20) saya memergoki penulisan kata senyampang yang ditulis dengan huruf miring. Saya tidak tahu apakah penulisan dengan huruf miring itu dilakukan oleh Syaiful atau oleh korektor bahasa harian ini. Yang jelas, kata senyampang di situ ditulis dengan huruf miring.

Pada artikel saya “Menggagas Kamus Besar Bahasa Lampung” (Lampung Post, 31 Desember 2010, hlm. 20) saya juga memergoki penulisan nama Voltaire yang ditulis dengan huruf miring. Bahkan nama Voltaire di situ ditulis dengan huruf kecil pada huruf pertama.

Kita kutip, “Nama lain yang ingin saya sebut adalah Hermanus Neubronner van der Tuuk (1824-94), yang karena tulisannya memiliki suatu kecemerlangan yang sangat tajam bisa menjadikan dirinya voltaire dari Hindia Belanda.” Perlu saya tandaskan, penulisan sedemikian itu bukan berasal dari saya, melainkan dari korektor bahasa harian ini.

Berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, penulisan huruf miring dalam cetakan dipakai untuk: (1) menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan; (2) untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata; (3) untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.

Dari ketiga aturan ini, kiranya tidak ada alasan untuk menuliskan kata senyampang dan nama Voltaire dengan huruf miring. Kata senyampang adalah kata dalam bahasa Indonesia dan tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) halaman 1041. Senyampang memiliki lima arti: (1) kebetulan; selagi; (2) mujurlah; untunglah; (3) kalau-kalau; sekiranya; (4) mentang-mentang; (5) jika; sekiranya; kalau. Kata senyampang bukan pula kata yang diserap dari bahasa daerah. Alih-alih dari bahasa daerah, kata senyampang justru untuk menggantikan kata mumpung yang berasal dari bahasa daerah Jawa.

Dalam KBBI halaman 1288 terdapat ungkapan bahasa daerah aji(-aji) mumpung yang memiliki dua arti: (1) penggunaan senyampang; selagi sebagai senjata andalan; (2) pemanfaatan situasi dan kondisi untuk keperluan yang menguntungkan diri sendiri selagi memegang jabatan yang memungkinkan adanya peluang untuk hal itu. Arti pertama adalah arti lugas, arti kedua adalah arti kias. Akan halnya Voltaire, itu adalah nama orang, bukan kata atau ungkapan asing. Berdasarkan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang. Karena Voltaire adalah nama orang, harus ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama, yaitu Voltaire, dan bukan voltaire. Juga tidak perlu ditulis dengan huruf miring sehingga menjadi voltaire.

Tetapi, siapakah Voltaire? Nama sebenarnya Francois Marie Arouet (1694—1778), adalah pengarang besar Prancis pada abad ke-18. Dilahirkan di Paris, dan menghabiskan tahun-tahun 1726—1979 di dalam pengasingan di Inggris karena suatu percekcokan dengan seorang bangsawan Prancis. Voltaire ikut ambil bagian dalam Revolusi Prancis pada 1778.

Dia adalah sastrawan, sejarawan, dan filosof yang menulis sebanyak tujuh puluh jilid buku berupa drama, filsafat, sejarah, pamflet politik dan hikayat filosofis. Di antaranya Lettres Philosophiques, Siecle de Louis XIV, Zadig ou la DestinTe, dan Candide ou lÆOptimisme. Dia kembali ke Prancis pada usia 84 tahun dan menikmati suatu periode singkat kecemerlangan sebelum kematiannya.

Berdasarkan uraian di atas, maka kutipan di atas dapat diperbaiki menjadi. Nama lain yang ingin saya sebut adalah Hermanus Neubronner van der Tuuk (1824-94), yang karena tulisannya memiliki suatu kecemerlangan yang sangat tajam bisa menjadikan dirinya Voltaire dari Hindia Belanda. Di sini, Van der Tuuk yang tak kalah hebatnya disetarakan dengan kecemerlangan Voltaire.

Written by kbplpengkajian

Februari 16, 2011 pada 12:02 pm

Ditulis dalam Iwan Nurdaya Djafar

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: