Kumpulan Laras Bahasa Lampung Post

kerja sama Kantor Bahasa Provinsi Lampung

Cendol dan Bata di Dunia Maya

leave a comment »

Di era globalisasi saat ini, internet merupakan salah satu kebutuhan yang tak terelakkan. Hal ini terjadi karena fungsi internet yang sangat mendukung kebutuhan zaman. Segala sesuatu harus serba cepat. Internet merupakan sebuah solusi tepat untuk menjawabnya. Dengan perkembangan teknologi website, pengguna internet bisa membuat blog untuk menyimpan gagasan atau tulisannya dalam blog atau sekadar menuliskan komentar atas tulisan orang lain. Dari komentar atau gagasan yang tersimpan dalam media internet, tercipta sebuah interaksi sesama pengunjung situs tersebut. Interaksi ini lambat laun berkembang menjadi sebuah forum diskusi.

Ada prasyarat tertentu yang harus dipenuhi seseorang ketika memasuki sebuah komunitas atau forum baru. Selain minat yang sama, calon anggota itu harus cepat beradaptasi dengan peraturan dan kebiasaan berbahasa yang berlaku. Salah satu kebiasaan berbahasa yang menjadi identitas sebuah situs adalah penggunaan jargon.

Tiap anggota dalam sebuah situs forum komunitas kerap menggunakan jargon yang hanya dimengerti oleh anggotanya. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jargon didefinisikan sebagai kosakata khusus yang digunakan dalam bidang kehidupan (lingkungan) tertentu. Jargon yang biasa digunakan para anggota forum dalam berinteraksi misalnya bata merah, cendol, dan (a) gan (juragan).

Cendol adalah penganan yang dibuat dari tepung beras yang dibentuk dengan penyaring, kemudian dicampur dengan air gula dan santan (KBBI). Jargon “cendol” berasal dari GRP (good reputation point) yang ditandai dengan kotak kecil yang berwarna hijau yang terletak di bawah avatarnya (gambar tiga dimensi yang digunakan untuk menggambarkan seseorang dalam dunia maya).

Warna kotak kecil hijau inilah yang mengilhami munculnya jargon “cendol”. Cendol di sini maksudnya adalah reputasi yang diberikan oleh satu anggota ke anggota lainnya. Makin tinggi reputasi seorang anggota di sebuah forum, makin dia dipercaya anggota lainnya. Dipercaya maksudnya sudah memiliki reputasi bagus seperti dalam hal menjual suatu barang di forum tersebut. Maka, segala tulisan akan makin banyak diminati dan kemungkinan orang untuk membeli barang yang dia tawarkan/jual akan makin tinggi.

Apa itu bata merah? Menurut KBBI, bata merah adalah tanah liat yang diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar. Yang dimaksud bata merah di sini yaitu kebalikan dari cendol, identik dengan BRP (bad reputation point). Bata merah biasanya akan diberikan oleh anggota lain ketika seseorang berbicara jorok, kasar, berisi unsur SARA, atau segala sesuatu yang tidak menyenangkan.

Penggunaan jargon “agan” biasa digunakan untuk memanggil anggota lain dengan tidak mengenal kasta sosial. Kata “agan” ini akan membuat interaksi mereka lebih akrab dan menimbulkan simpati dari anggota lain sehingga mampu mempercepat proses pembauran diri dalam komunitas tersebut.

Hal ini berbanding terbalik dengan pengertian “agan” (juragan) seperti yang tertulis dalam KBBI, yakni sebutan orang upahan terhadap majikan; tuan atau nyonya. Penggunaan jargon “agan” ini kerap digunakan di luar forum internet. Seperti di tempat-tempat umum dengan suasana informal seseorang sering menggunakan kata “gan” atau “sob” untuk memanggil temannya.

Kecenderungan penggunaan jargon ini dapat dipahami pula sebagai usaha seseorang untuk lebih cepat mengakrabkan dirinya dalam kelompok tertentu. Hal ini kerap dilakukan seseorang untuk mempermudah intergrasi/pembauran diri dalam sebuah komunitas.

Written by kbplpengkajian

November 3, 2010 pada 12:21 am

Ditulis dalam Mamad Ahmad

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: